In any organization there
exists a common set of core business processes that must exist for the
organization to function properly. Small organizations start with a small set
of five Core Processes and grow from there. Improving business processes is
very important, because this requires a
solid understanding of current and future business processes and their
alignment with business objectives.
What
is the business process?
Daven and Short (1990)
define business process as a set of logically related tasks performed to
achieve a defined business outcome. A process is a structured, measured set of
activities designed to produce a specified ouput for a particular customer or
market.
Latar belakang penerapan proses bisnis pada perusahaan adalah
untuk menggantikan sistem dan prosedur yang telah berpuluh-puluh tahun dipakai
dalam mekanisme organisasi yang akhirnya cenderung menyebabkan organisasi
perusahaan atau lembaga pemerintahan menjadi terkotak-kotak yang sangat
birokratis karena mengutamakan prosedur sehingga sering melupakan tujuan akhir perusahaan.
Ide ini digagas oleh Dr. Michael Hammer seorang guru besar Massachusetts Institute of Tecnology (MIT) dalam bukunya yang
sangat populer pada tahun 90 an, “Business Process Reengineering”.
Proses bisnis memiliki input
baik itu data, informasi, dokumen ataupun bahan baku yang diproses menjadi output
dalam bentuk informasi yang lebih lengkap, produk setengah jadi atau produk
jadi, atau jasa yang telah bernilai tambah untuk dapat dimanfaatkan lebih
lanjut dalam proses berikutnya. Oleh karena itu, setiap proses bisnis harus
dirumuskan, direncanakan dan dirancang secara sistematis dan terstruktur
sehingga mudah untuk dilaksanakan.
Proses bisnis terbagi
menjadi enam tahap, yaitu:
1. Tahap
identifikasi
2. Tahap
exposure dan pencarian kontak
3. Tahap
pembentukkan dan negosiasi
4. Tahap
persetujuan kontrak
5. Tahap
fullfilment
6. Tahap
penyelesaian
Kini, telah banyak perusahaan
kelas dunia yang telah menggunakan proses bisnis dalam manajemen perusahaannya untuk
memenangkan persaingan secara berkelanjutan. Perusahaan tersebut antara lain:
a. TOYOTA
Inc.
TOYOTA Inc. telah menjadi industri
otomotif terbesar di dunia dan peraih rasio keuntungan terbesar secara global
dibanding industri otomotif global lainnya di dunia, baik yang berasal dari
Amerika maupun Eropa. Saat ini Toyota sedang dan terus mengembangkan serta
memperbaiki sistem dan proses manajemennya yang disebutnya LEAN PROCESS
MANAGEMENT (Manajemen Proses Untuk Mengurangi Pemborosan).
b. GENERAL
ELECTRIC
Disamping Toyota ada sebuah perusahaan
lagi yang sangat terkenal secara global yakni GENERAL ELECTRIC yang berasal
dari Amerika, yang metodenya juga diadopsi oleh banyak perusahaan global
lainnya. Metoda tersebut bernama CHANGE ACCELERATION PROCESS atau CAP. Metode ini
bertujuan untuk memenuhi tuntutan pelanggan yakni berbiaya rendah, penyerahan
produk tepat waktu dan berkualitas tinggi (Faster, Better and Cheaper).
Of
current research, web service composition is a promising solution for building
distributed applications on the e-business processess. in this work, we
construct a quality of service (QoS) aggregated web services selection model
based on the key business process performance (KBPP), give five basic formal
business processes, further present relative web service pattern, such as web
service sequence pattern, web service And-Split pattern, web service And-Join
pattern, web service XOR-Split pattern, web service XOR-Join pattern.
simultaneously, based on the KBPP model, aggregating some QoS effects, we
describe the key performance of business with specific features, and various
parameters using dynamic decision of key business process performances. All
these works will help developers to improve the service selection process in a
dynamic and uncertain environmemnt of web services with the validity and
efficiency.
Source:
·
Barn, Balbir; Business Process Modeling; 2007
·
Goldkuhl, Göran; The Six Phases of Business
Processes - Business Communication and the Exchange of Value; Sweden:1998
·
Thaib, Mathiyas; Seri Proses Bisnis 1;
(diakses
pada tanggal 16 September 2012 pukul 22.12)
Xiao, Ruliang; Using Pattern Perspective to Model Key Business Process Performance-Journal of Software; China: March 2012
Xiao, Ruliang; Using Pattern Perspective to Model Key Business Process Performance-Journal of Software; China: March 2012
yg dimaksud jurnal penelitian terkini adalah bukan dari blog. ada di e-journal atau proseeding seminar/konferensi nasional maupun internasional.
BalasHapus